Pages

Sponsor

Minggu, 18 September 2011

Gila,,, Cewek ABG Ini Mau Dibayar Rp 14 Ribu Untuk Sekali Kencan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!


Kehormatan wanita semakin banyak yang diobral. Anda tentu tidak percaya kalau adacewek ABG yang mau hanya dibayar Rp 14 ribu untuk sekali kencan. ABG ini katanya, selain butuh uang, juga memang sedikit hypersex. Wooow!
Praktek prostitusi harga obral ini, bukan terjadi di Indonesia, tapi di Malaysia. Seperti diberitakan Straitstimes.com, Senin lalu, tiga gadis ABG yang mengaku kerap menjajakan diri untuk pria hidung belang ini mau melakukan hubungan sex hanya dibayar RM 5 atau sekitar Rp14 ribu. Kalau tidak ada uang, mereka juga menerima pembayaran dengan shabu-shabu.

Salah seorang cewek itu, sebut saja Alin 17 tahun mengaku, dia sudah terjun ke dunia prostitusi sejak berusia 16 tahun. "Mulanya saya hanya tidur dengan pacar saya. Ternyata dia menceritakan hubungan sex tersebut teman-temannya, sejak itu saya jadi populer di antara teman-temannya," ungkap Alin.

Alin pun kemudian dimanfaatkan oleh seorang pria yang kemudian bertindak menjadi mucikari. Pria itu mempromosikan Alin di antara teman-teman sekolah yang ingin menidurinya. Setiap orang hanya dikenai biaya RM 5 atau Rp 14 ribu saja.

Lambat laun, Alin menjadi kecanduan sex. Dia bahkan sering membolos sekolah hanya untuk ke rumah temannya sekedar menyalurkan hasrat sexnya yang menggebu-gebu dan juga uang. Hampir dua tahun, Alin sudah tidur dengan 30 pria. Dia pun pernah hamil sekali, tapi kemudian menggugurkannya.

Ternyata dua cewek teman Alin pun, yakni Nurul dan Lina ikut pula dalam bisnis prostitusi anak sekolah ini. Hanya saja, bagi Nurul dan Lina, melakukan sex tidak lebih untuk mendapatkan shabu-shabu, karena mereka tidak sanggup membelinya.[autoblogsaya]

Jangan lupa di like...
   
Follow Juga Ya....

0 komentar:

Posting Komentar