Pages

Sponsor

Kamis, 03 November 2011

Ups! Sudah Disiksa Majikan, Kini Ria Dijual Sang Suami


Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin pepatah ini tepat untuk menggambarkan kondisi yang dialami Ria Nasrini (25) warga Kota Cirebon, Jawa Barat ini.

ilustrasi
Tahun 2009 lalu, wanita cantik ini pernah menjadi korban penyiksaan majikan saat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kuwait. Kini Ria Nasrini kembali merasakan penderitaan yang sangat menyedihkan ketika sang suami tercinta menjual dirinya ke tempat hiburan di Kota Batam Kepulauan Riau dan menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Mandau, Riau.

Nama Ria Nasrini sudah familiar di kalangan media dan pejabat imigran di tanah air, karena kejadian pada 2009 silam saat Ria menjadi korban penyiksaan yakni disetrika oleh sang majikan di Kuwait dan dipulangkan bersama dengan korban penyiksaan TKW lainnya dari Saudi Arabia yakni Sumiati.

Pada 26 Oktober 2011, Ria, panggilan akrabnya, kembali muncul ke permukaan setelah ditemukan oleh pihak Kepolisian Sektor Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, di salah satu lokalisasi di daerah tersebut.

Setelah diusut lebih dalam, ternyata Ria menjadi korban trafficking atau perdagangan manusia oleh suaminya sendiri ke salah satu tempat hiburan di Pulau Batam.

Selama tujuh bulan, lebih dulu dia bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Batam karena terjebak oleh kelakuan suaminya. Dia lalu dipindahkan ke Mandau, Bengkalis, Riau, dan di sanalah ibu dua anak ini minta pertolongan kepada pihak Kepolisian yang kebetulan menjadi tamunya malam itu.

Ria adalah wanita yang cerdas dan memiliki wawasan yang luas, karena itulah kini dia bisa keluar dari cengkeraman kehidupan yang sangat menyedihkan tersebut.

"Saya tidak tahu lagi harus bagaimana. Suami yang selama ini aku sayangi tega menjual aku ke tempat kerja yang paling hina," ucap Ria dengan deraian air mata kesedihan.

Saat dijual suaminya ke Pulau Batam, Ria menyatakan hanya bisa pasrah dengan keadaannya selama tujuh bulan menjadi pemuas nafsu tamu yang datang ke Lokalisasi tersebut, karena selalu disekap oleh "Ambo"-nya atau Mucikari. Padahal ia ingin lari saja dan pulang ke Cirebon. sumber:tribunnews.com

0 komentar:

Posting Komentar